Benda-Benda Aneh yang Pernah Dikirim Melalui Ekspedisi

Dunia ekspedisi seakan menjadi salah satu kebutuhan masyarakat dunia saat ini. Berbagai barang dikirim melalui perusahaan-perusahaan pengiriman barang. Namun ternyata ada beberapa benda aneh yang pernah dikirimkan melalui perusahaan ekspedisi, yaitu:

Bata sebagai Bentuk Protes

https://www.blogiztic.net/2020/01/benda-benda-aneh-yang-pernah-dikirim-melalui-ekspedisi.html

Abbie Hoffman, yang berasal dari kelompok radikal membuat sebuah ide gila. Dia menulis sebuah buku berseri yang berjudul Steal This Book selama tahun 1970an. Dalam buku tersebut, dia menuliskan bahwa salah satu cara yang bisa digunakan untuk melontarkan protes kepada bank atau pengirim surat kaleng.

Pad saat itu, kantor pos juga memberikan garansi untuk mengirimkan benda dalam bentuk apapun serta kartu pos yang dikirimkan oleh perusahaan kartu kredit hingga sampai ke penerima surat. Dalam hal ini, jika bata adalah benda yang dikirimkan, maka pengirimknya pastilah akan membayar lebih mahal. Tapi kemudian, ada peraturan untuk tidak mengirimkan benda yang tidak layak digunakan.

Bangunan Bank

William H. Cotharp adalah seorang bankir yang memiliki ide gila. Pada tahun 1916, dia bermaksud membangun sebuah bank di Vernal, Utah. Yang menjadi masalah adalah, bata yang ingin digunakan berada di Kota Salt Lake, yang berada sejauh 204 km dari Utah. Dia kemudian memberi tahu kepada pihak pos dan menyetujui biaya pengiriman sebesar USD 80.000.

Dia kemudian membagi “paket” tersebut menjadi maksimal sekitar 23 kg tiap paketnya. Hasilnya adalah, 40 paket bata dengan total 40 ton. Hal itu membuat kantor pos Utah kelabakan dan kelebihan beban. Karena mereka hanya bisa mengirimkan 91 kg setiap harinya.

Mengirimkan Anak Kecil

Pada tahun 1913, pos Amerika benar-benar melakukan hal gila dalam mengirimkan barang-barang. Mereka mencoba untuk mengirimkan barang apapun yang bisa dikirim, termasuk anak kecil. Cara ini kemudian dicoba oleh Tn. dan Ny. Jesse Beauge yang berasal dari Glen Este, Ohio pada pertengahan Januari 1913. Mereka lebih memilih untuk mengirimkan anaknya melalui parsel daripada membelikan tiket kereta. Tujuan anak itu sendiri adalah ke rumah neneknya. Mereka kemudian membeli perangko seharga 15 sen dan mengasuransikan anaknya sebesar USD 50. Meskipun para pegawai kantor pos masih sedang belajar dan berusaha, namun mereka tetap berusaha untuk menaati peraturan. Salah satu hal gila yang pernah mereka lakukan adalah mengirimkan bayi seberat 6 kg kepada neneknya. Namun setelah tahun 1914, mereka mengatakan bahwa cara tersebut adalah cara yang gila.
Bynix
Bynix Saya hanyalah blogger pemula yang ingin sukses didunia blogging

No comments for "Benda-Benda Aneh yang Pernah Dikirim Melalui Ekspedisi"