Mempelajari Perangkat Keras pada PC?

Tahu komputer, bukan? Siapa yang tidak tahu benda yang satu ini. Kalau mau membeli sebuah komputer apa yang dilihat atau apa yang menjadi pertimbangan? Bentuknya yang cantik dengan warna yang menarik atau isi CPU-nya? Orang yang baru pertama kali ingin membeli sebuah komputer mungkin tidak tahu apa yang diinginkannya. Ia mungkin hanya akan memilih warna dan merek yang terkenal tanpa mempertimbangkan isi perangkat keras pada CPU.

Perangkat Keras atau Hardware


Perangkat Keras pada Komputer

Apa itu CPU? CPU (Central Processing Unit) adalah ruh dari komputer. Ada juga yang mengatakan bahwa CPU ini merupakan otak dari komputer. Tanpa adanya CPU, maka sebuah komputer hanya menjadi seonggok barang yang mungkin tidak bisa digunakan.

"No computer without CPU" (tidak ada satu komputer pun tanpa CPU). Itulah mungkin kata-kata yang tepat untuk menggambarkan betapa pentingnya CPU bagi sebuah komputer.

Perangkat yang sering dibicarakan ketika berbicara tentang perangkat keras dalam CPU adalah motherboard. Dari namanya saja terlihat bahwa ini adalah perangkat induk dalam CPU.

Motherboard itu merupakan papan sirkuit. Motherboard inilah yang membuat CPU mempunyai napas. Dengan kata lain, motherboard bisa dianggap sebagai darah dan oksigen di CPU. Tanpa adanya motherboard, maka CPU tak bisa berfungsi sama sekali.

Panel dalam sirkuit motherboard tersebut terdiri dari beberapa jaringan yang saling bekerja sama dalam memberikan kehidupan pada motherboard. Apa yang ada di dalam motherboard, antara lain sistem CPU (processor), sirkuit clock/timing, Ram, Cache, ROM BIOS, I/O port, seperti port serial, port pararel, slot ekspansi, prot IDE.

Saking banyaknya rangkaian dalam sebuah motherboard, maka panel itu akan terlihat seperti desain sebuah kota dengan bagian-bagian yang panjang, pendek, besar, kecil, sesuai dengan fungsi masing-masing.

Orang yang mampu merangkai motherboard ini tentu sangat tahu jaringan yang pas. Kualitas dan kemampuan setiap perangkat berbeda-beda, sehingga harus tepat memasangkannya. Kalau tidak pas, maka motherboard tidak akan bisa berfungsi dengan baik.

Selain motherboard, dalam CPU ada juga yang disebut dengan North Bridge Chip dan South Bridge Chip. Kedua chip ini berpasangan. Mereka mengontrol processor dan fitur.

Kalau salah satunya rusak, maka rusaklah semuanya. Chip ini bagaikan dua bagian otak yang saling memberikan dukungan kepada kehidupan. Kalau salah satu bagian otak ada yang sakit, maka akan terasa sakitlah semuanya. "All for one, one for all". Ungkapan dari Masketeer itu cukup tepat untuk menggambarkan betapa pentingnya chip-chip tersebut.

Perangkat lain yang cukup penting dalam CPU adalah Basic Input Output System (BIOS). Kalau akan memulai melakukan kerja dengan komputer, maka perangkat inilah yang bertugas memberikan arahan kepada komputer.

Kalau perangkat ini tidak baik, maka komputer tidak bisa mulai bekerja. Perangkat ini mengatur sistem pada komputer. BIOS yang bertanggung jawab mendeteksi alat-alat, seperti harddisk, drive optik, floppy drive, dan sebagainya.

BIOS juga bertanggung jawab apakah perangkat wajib ada dalam CPU telah terpasang dengan baik. BIOS pun yang memberi kemampuan kepada komputer untuk melakukan Power On Self Test (POST).

Bentuk BIOS ini persegi empat dengan lilitan kabel di sekelilingnya. BIOS pula yang mendeteksi apakah ada port yang terpasang pada motherboard. Port tersebut misalnya untuk PS/2, USB, Port Paralel, Port Seria, dan lain-lain.

Sedangkan perangkat yang mengatur apa yang disimpan oleh para pengguna komputer di dalam CPU mereka adalah chip CMOS. Perangkat ini menggunakan memori NVRAM/TC (Non Volatile RAM/Real-Time Clock). Ada yang mengatakan bahwa chip CMOS ini seperti IC. CMOS ini mempunyai baterai yang bisa diganti.

Perangkat keras lainnya adalah soket processor, slot memory, slot ekspansi, soket power supply, SATA connection, IDE connection, Panel, processor, harddisk, memory, VGA, dan sound card.

Merakit Komputer Sendiri

Mampukah bangsa Indonesia merakit komputer sendiri? Tentu saja mampu. Telah ada beberapa merek komputer keluaran Indonesia. Sayangnya merek-merek dalam negeri itu belum mampu bersaing dengan merek dari luar negeri terutama kalau harus bersaing dengan perusahaan komputer seperti Samsung dan Apple.

Merek seperti Acer, Toshiba pun semakin lama semakin berkibar. Begitu juga dengan Asus. Walaupun katanya ada beberapa parangkat komputer bajakan yang ternyata dirakit sendiri oleh anak bangsa atau oleh para penjual, kalau menggunakan merek yang terkenal, maka komputer tersebut tetap laku di pasaran.

Lalu, apakah orang awam yang hanya ingin tahu bisa belajar bagaimana merakit komputer? Tentu saja bisa. Telah banyak sekolah menengah atas terutama SMK yang mengajarkan para siswanya bagaimana cara merakit komputer.

Anak-anak itu harus tahu bagian-bagian dari komputer terutama CPU. Kalau tahu apa yang ada di CPU dan apa yang dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas komputer, maka akan mudah meningkatkan kemampuan komputer.

Banyak juga yang membuat komputernya begitu canggih hanya dengan mengganti bagian yang ada di CPU. Harganya tentu saja cukup mahal karena hal yang berkaitan dengan komputer selalu saja berkaitan dengan uang.

Namun, kalau merakit sendiri, motherboardnya bisa diganti, memory pun seperti itu. RAM bisa dijadikan 64GB, VGA pun bisa diganti. Semuanya bisa diganti asalkan ada penggantinya di pasaran.

Percaya tidak percaya, malah  ada yang melakukan kanibalisasi terhadap komputernya. Mereka mengambil beberapa perangkat CPU dari komputer lain dan memasukkannya ke komputer yang lain pula.

Isi "Jeroan" Komputer

Isi "jeroan" dalam CPU sebuah komputer patut diketahui sebelum membeli. Banyaknya fasilitas yang disediakan oleh para penjual komputer sudah seharusnya para pembeli mengetahui kehebatan barang yang akan mereka beli. Misalnya, ketika mereka memilih akan membeli tablet atau netbook, mereka harus tahu apa yang mereka butuhkan.

Kalau ingin mengetik dengan kecepatan tinggi, maka yang sebaiknya dibeli adalah netbook dan bukan tablet. Sebaliknya, kalau ingin bermain game dan mendapatkan kepuasan dengan berabgai fitur yang ada di komputer, maka yang mereka beli adalah komputer tablet. Kedua jenis komputer itu mempunyai kemampuan yang berbeda-beda.

Saat akan membeli sebuah komputer, ada baiknya membaca apa yang ditawarkan oleh komputer tersebut agar tidak kecewa dan merasa puas dengan harga yang ditawarkan.

Misalnya, bagaimanakah kecepatan akses komputer terhadap perangkat lain. Bagaimana dengan memorinya dan perlengkap seperti handset, CD, charger (apakah seperti ponsel NOKIA yang bisa saling pakai untuk beberapa varian), dan lain-lain.

Selain itu, coba perhatikan apakah komputer tersebut merupakan barang rakitan dalam negeri atau bukan. Kalau katanya garansi toko, maka harus berhati-hati. Bisa jadi barang tersebut merupakan barang yang dirakit lagi, sehingga tampak baru. Padahal merupakan barang lama yang dimodifikasi.

Jangan tergiur harga murah. Yakinkan diri bahwa untuk kualitas komputer yang bagus, harganya punya pun cukup mahal. Berbeda kalau memang bisa memperbaiki komputer itu sendiri, sehingga tidak pusing kepala ketika ada yang tidak beres.

Demikian sedikit ulasan mengenai dunia komputer, terutama perangkat keras pada CPU. Semoga informasi tersebut bermanfaat dan menambah wawasan Anda seputar dunia komputer.
Bynix
Bynix Saya hanyalah blogger pemula yang ingin sukses didunia blogging

Post a Comment for "Mempelajari Perangkat Keras pada PC?"