Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Ingin Bisnis Maju, Kembangkan Loyalitas Karyawan

Loyalitas seorang karyawan terhadap perusahaan, menjadi hal yang  sangat penting saat ini. Karena, mencari karyawan yang loyal, ibarat mencari jarum di tumpukan jerami.

Ingin Bisnis Maju, Kembangkan Loyalitas Karyawan


Artinya, walaupun karyawan saat ini banyak yang ngantri untuk bekerja mulai dari jenjang D-3 hingga S-1. Baik dari fresh graduate ataupun dari yang resign di perusahaan lain. Rasa-rasanya kesulitan dalam hal loyalitas.

Maka dari itu, rekrutmen karyawan sangat penting dalam menjaring karyawan yang loyal. Setidaknya, ada tiga hal penting agar kita bisa mendapatkan karyawan loyal.


PERTAMA: Pilih Karyawan Berkualitas

Semua perusahaan ingin memiliki karyawan berkualitas. Karena, karyawan berkualitas akan mampu membawa visi dan misi perusahaan yang telah ditetapkan. Ada beberapa cara untuk menjaring karyawan berkualitas.

Pertama, Open Recruitment. Open recruitment merupakan cara menjaring karyawan dengan membuka lamaran kerja secara terbuka. Biasanya, pengumuman akan disebarluaskan melalui media massa, media website, mulut ke mulut dan lain sebagainya.

Biasanya, calon karyawan akan ngantri dari berbagai macam kriteria dan latar belakang pendidikan. Maka dari itu, pilih berkas lamaarn dengan CV yang menarik. Kemudian dilanjutkan degan sesi wawancara, dan pilihlah karyawan yang mampu menjawab pertanyaan dengan karakter jawaban yang mumpuni.

Kedua, Bekerjsama Dengan Perguruan Tinggi. Kerjasama ini, dilakukan oleh perusahaan dengan Perguruan Tinggi. Harapannya, perusahaan meminta fresh graduate dari Perguruan Tinggi dengan kriteria tertentu. Jika kriteria tersebut terpenuhi, maka perusahaan akan mengambil untuk menjadikannya karyawan.

Ikatan kerjasama ini, sama-sama memberikan keuntungan yang terbaik pada dua institusi. Bagi perusahaan, akan mampu menyerap tenaga kerja yang berkualitas. Dan bagi Perguruan Tinggi, mampu meningkatkan image bahwa sarjana yang dihasilkan dari Perguruan Tinggi tersebut cepat terserap lowongan pekerjaan.

Ketiga, Hubungan famili. Hubungan famili ini merupakan penjaringan karyawan dari famili atau saudara terdekat, dari karyawan yang telah lama bekerja.

Alasannya sederhana, karyawan lama yang merekomendasikan calon karyawan baru pasti calon karyawan yang berkualitas. Kalau tidak berkualitas, tentu tidak akan direkomendasikan untuk bekerja di perusahaannya.

KEDUA: Tanamkan Visi dan Misi Perusahaan

Penting bagi perusahaan untuk menanamkan Visi dan Misi perusahaan kepada setiap karyawan. Salah satu tujuannya, agar karyawan sebagai elemen dari perusahaan mengerti kemana arah dan tujuan perusahaan.

Dengan karyawan mengerti arah dan tujuan perusahaan. Maka dirinya akan bekerja sesuai atas permintaan perusahaan.

Perusahaan menyuruh ke barat, maka karyawan akan ikut ke barat. Perusahaan menyuruh ke timur, maka karyawan harus ikut ke timur.

Dalam artian lain, Visi dan Misi yang ditanamkan secara kuat pada diri karyawan. Akan membangkitkan jiwa militansi dalam diri karyawan. Untuk merealisasikan visi dan misi tersebut dalam kehidupan perusahaan.

KETIGA: Timbulkan Rasa Memiliki

Penting untuk perusahaan menimbulkan rasa memiliki terhadap perusahaan itu sendiri. Karena, jika seorang karyawan telah memiliki rasa memiliki terhadap perusahaan, apa saja akan diberikan oleh karyawan terhadap perusahaan.

Salah satu cara menimbilkan rasa memiliki terhadap perusahaan ialah, perusahaan harus bisa memenuhi kebutuhan dasar karyawan. Sehingga, dengan memberikan kebutuhan dasar yang baik, karyawan pun akan timbal balik memberikan kebaikan terhadap perusahaan.

Umpamanya, berikanlah gaji yang sesuai dengan gaji rata-rata di perusahaan lain. Jika pun tak bisa memberikan gaji yang besar, berikanlah fasilitas yang cukup  baik di tempat kerja. Atau bahkan, memberikan bonus yang besar kala standar penjualan tercapai.

Dan masih banyak lagi hal lainnya, sebagai instrumen yang dapat digunakan oleh perusahaan. Untuk menimbulkan rasa memiliki terhadap keberadaan perusahaan.

KEEMPAT: Perhatikan Pola Pemberian Kompensasi

Cara pemberian kompensasi itu sangatlah penting. Bahkan, akan menjadi salah satu kompenen penting untuk hasilkan karyawan yang loyal terhadap perusahaan.

Banyak cara dalam memberikan kompensasi. Namun, secara garis besar ada dua cara pemberian kompensasi yang ada di perusahaan.

Pertama, Jumlah Uang Harian Diperbesar. Yaitu, sebuah cara dengan memberikan uang harian yang besar kepada karyawannya. Sedangkan gaji bulanannya diperkecil. Gaji bulanan diperkecil, untuk merangsang karyawan agar mau masuk setiap hari, dengan mengejar uang hariannya.

Contoh, gaji bulanannya sebesar Rp 2,5 juta. Sedangkan hariannya ialah Rp 200 ribu. Berarti dalam sebulan, uang hariannya sebesar Rp 200 ribu x 20 masa kerja = Rp 4 juta. Dan jika ditambah dengan gaji pokok, akan berjumlah Rp 2,5 juta (gaji bulanan) x Rp 4 juta (uang harian) = Rp 6,5 juta.

Kedua, Jumlah Gaji Bulanan Diperbesar. Yaitu, sebuah metode dengan memperbesar gaji bulanan, dan memperkecil gaji harian. Cara ini, sebenarnya kebalikan dari cara yang pertama.

Contoh, gaji bulanan Rp 4 juta, dan uang harian sebesar Rp 125 ribu. Berarti, dalam sebulan uang harian yang diterimanya ialah Rp 125 ribu (uang harian) x 20 hari (hari efektif bekerja dalam sebulan) = Rp 2,5 juta. Dan dalam sebulan akan menerima uang sebesar Rp 4 juta + 2,5 juta = Rp 6,5 juta.

Ketiga, Memberikan Bonus Besar. Yaitu cara pemberian gaji dengan menitik beratkan pada bonus yang besar. Sementara gaji harian dan bulanan juga kecil, sedangkan bonus cukup besar.

Contoh, seorang sales mobil akan diberikan gaji harian sebesar Rp 50 ribu dan gaji bulanan atau gaji pokok sebesar Rp 2 juta. Berarti, dalam sebulan dirinya akan menerima uang sebesar Rp 2 juta (gaji pokok) + Rp 1 juta (uang harian selama 20 hari) = Rp 3 juta.

Walaupun gajinya hanya 3 juta, perusahaan akan memberikan bonus Rp 15 juta, jika setiap mobil mampu terjual. Nah, ini adalah salah satu contoh pemberian kompensasi berbentuk bonus.

Penutup

Dengan mengembangkan empat cara menjaring karyawan,  harapannya kita akan mendapatkan karyawan loyal. Karena, karyawan loyal akan mampu memberikan dan mengerahkan segala tenaga, pikiran, dan bahkan sumbangsih terbesar demi kemajuan perusahaan ke depannya.

Selamat mempraktikkan, dan semoga kita mendapatkan karyawan loyal. Baik sebagai bawahan ataupun sebagai perwakilan bisnis yang sedang kita jalani.

Post a Comment for "Ingin Bisnis Maju, Kembangkan Loyalitas Karyawan"