Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Memahami Filosofi “Permasalahan Dalam Hidup”

Setiap manusia, pasti pernah mengalami permasalahan hidup. Dan Setiap orang juga, punya cara tersendiri untuk mengakhiri dari permasalahannya.


Resilience atau resiliensi

Ada orang yang mengakhiri dengan cara meratapi nasib. Kemudian, berperasangka bahwa Tuhan tidak sayang padanya.

Ada orang yang mengakhirinya dengan cara menjatuhkan diri pada jurang kesedihan yang tak berkesudahan.

Dan mungkin ada juga yang mengakhiri, dengan cara berpikir mencari jalan keluar. Karena setiap masalah yang ada di dunia ini, pasti menawarkan jalan keluar yang terbaik.

Maka dari itu, mari kita cari tahu apa sebenarnya filosofi di balik permasalahan yang datang dalam kehidupan kita sehari-hari.

PERTAMA: Mungkin Kita Tak Pernah Bersyukur

Bisa jadi, masalah yang datang dalam kehidupan kita, disebabkan kita tak pernah bersyukur kepada Tuhan Sang Pemberi Nikmat.

Dalam Islam, orang yang sering bersyukur akan selalu ditambah nikmatnya. Dan semakin bersyukur, akan semakin ditambah lagi nikmat oleh Allah Swt.

Begitu juga sebaliknya, semakin tidak bersyukur, maka akan semakin dijauhkan dari nikmat-Nya.

Maka dari itu, yuk kita mulai bersyukur. Bersyukur atas pemberian Tuhan yang sangat banyak.

Mulai dari bangun tidur di pagi hari, hingga kita tidur kembali di malam hari. Dan bahkan, waktu tidur pun di dalam hari, kita masih diberi nikmat oleh-Nya.

KEDUA: Bisa Jadi Kita Lalai

Mungkin saja, masalah yang datang dalam kehidupan kita, karena kita lalai mengingat Tuhan selama ini. Sehingga, diberilah permasalahan oleh Tuhan pada diri kita.

Penyebab lalai itu banyak. Bisa jadi kita terlalu sibuk mencari dunia, sehingga kita melupakan keberadaan-Nya.

Agar tidak lalai, cobalah mengingat-Nya, dengan meningkatkan amalan ibadah yang kita miliki. Sehingga, masalah yang datang cepat terselesaikan.

Dalam Islam, memperbanyak sholat adalah cara untuk mengubah takdir. Mungkin saja, kita ditakdirkan menjadi orang sengsara oleh Allah Swt.

Maka, dengan memperbanyak Sholat, seperti sholat malam, takdir kita akan diubah, dan kita akan menjadi orang yang beruntung.

KETIGA: Sedang Diuji

Mungkin saja, permasalahan yang datang dalam hidup kita, sebagai bentuk ujian bagi kita. Tujuannya, agar kita menjadi manusia yang lebih hebat lagi.

Karena, esensi ujian ialah untuk menjadjikan diri kita lebih baik dari sebelumnya. Sehingga, kehidupan kita lebih baik juga.

Maka dari itu, dari setiap permasalahan hidup, kita harus beperasangkan kepada Tuhan, bahwa hal tersebut bentuk ujian.

Jika kita berhasil melewati ujian tersebut, dipastikan kita akan naik pangkat, dan menjadi orang-orang yang lebih hebat dari sebelumnya.

KEEMPAT: Akan Diberi Rejeki Lebih Besar

Mungkin saja, dibalik besarnya cobaan dalam hidup kita, Tuhan akan memberikan rejeki lebih besar setelah itu.

Maka dari itu, tugas kita hanya bersabar hadapi cobaan yang ada. Sehingga, setelah masanya tiba, rejeki besar pun akan diberikan kepada diri kita.

Namun, jika kita tidak bisa bersabar, pasti rejeki itu dibatalkan oleh Tuhan Yang Maha Esa.

Penutup

Tugas manusia adalah bersabar atas seluruh permasalahan yang diberikan oleh-Nya. Karena Tuhan akan memberikan keajaiban-keajaiban di balik musibah yang datang pada diri kita.

Maka dari itu, yuk kita bersabar, dan kita jalani masalah datang dalam diri kita. Sehingga, diri kita menjadi manusia yang lebih baik di kemudian hari.

Selamat bersabar…!

Note:
Resilience (atau resiliensi) adalah kemampuan untuk mengatasi permasalahan atau tekanan dalam hidup dengan cepat.

Posting Komentar untuk "Memahami Filosofi “Permasalahan Dalam Hidup”"