Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Budidaya Tanaman Empon-Empon Untuk Pemula

Cara Budidaya Tanaman Empon-Empon Untuk Pemula – Tanaman empon-empon juga dikenal sebagai bumbu dapur.

Cara Budidaya Tanaman Empon-Empon

Jenis tanaman ini bisa bermacam-macam seperti jahe, kencur, kunyit dan lain sebagainya. Tanaman ini cukup tumbuh subur di negeri kita dan merupakan salah satu alasan penjajah zaman dahulu datang ke Indonesia.

Hingga saat ini, tanaman ini masih terus dicari dan menjadi komoditas yang tidak lekang oleh waktu.

Kebutuhan di dalam maupun di luar negeri masih tetap tinggi. Hal ini tentu saja dapat menjadi ladang bisnis yang menggiurkan.

Tanaman ini selain dimanfaatkan sebagai bumbu dapur juga menyimpan manfaat yang baik untuk kesehatan.

Maka, jamu khas Indonesia pasti menggunakan tanaman empon-empon sebagai salah satu bahanya. Sebut saja kunir asem, temu lawak, jamu pegal linu dan lain sebagainya, semuanya menggunakan tanaman empon-empon sebagai bahan pembuatanya.

Untuk anda yang tertarik untuk membudidayakan tanaman ini namun masih awam mengenai teknik pembudidayaanya, berikut adalah tips dan panduan yang bisa anda coba untuk membudidayakan tanaman empon-empon di rumah.

Persiapan Media Tanam

Media tanam untuk tanaman ini bisa bermacam macam. Bisa menggunakan tanah, pasir maupun pupuk organik.

Hanya saja yang perlu diperhatikan adalah jika menggunakan tanah sebagai media tanam maka pilihlah jenis tanah yang gembur dan subur.

Tanah yang gembur adalah tanah yang mempunyai komposisi tanah liat, pasir dan debu secara seimbang. Sedangkan tanah yang subur adalah tanah yang mengandung unsur hara yang kaya.

Pasir

Media tanam pasir ini bisa kita gunakan jika kita tidak dapat menemukan tanah liat yang cukup gembur.

Namun pastikan bahwa pasir yang digunakan adalah pasir yang mengandung tanah liat. Atau anda bisa sedikit mencampurnya.

Pupuk Organik

Media tanam ini cukup disarankan untuk membuat tanaman empon-empon dapat tumbuh dengan subur.

Pupuk kandang yang digunakan sebaiknya adalah pupuk kandang yang sudah dihancurkan dan difermentasi agar dapat diserap tanaman empon-empon dengan lebih baik.

Pembibitan

Pilihlah tanaman empon-empon yang sudah tua dan sehat untuk dijadikan bibit tanaman.

Bibit yang baik akan menghasilkan tanaman yang baik. Ciri dari tanaman empon yang sehat dapat bermacam-macam tergantung jenis tanamanya.

Namun secara umum dapat disimpulkan bahwa tanaman empon yang baik adalah tanaman empon yang pertumbuhanya baik dan tidak terdapat penyakit. Daun tidak terserang hama, akar tumbuh simetris dan tanaman tampak gemuk.

Penanaman

Tanamlah bibit tanaman empon-empon pada media tanam yang telah dipilih dengan membuat lubang untuk meletakan bibit tanaman.

Hal ini juga bisa dilakukan dengan menanamnya di polybag dan pot. Lubang yang dibuat disesuaikan dengan ukuran bibit tanaman tersebut.

Setelah itu tutup kembali lubang tersebut dan padatkan seperlunya. Jangan lupa beri siraman air supaya bibit tanaman tidak kekurangan air untuk pertumbuhanya.

Pemeliharaan

Pemeliharaan tanaman empon-empon cukup mudah yaitu hampir sama dengan tanaman-tanaman yang lain.

Sirami dengan teratur, beri pupuk untuk memaksimalkan pertumbuhan, dan hindarkan dari hama dan penyakit yang dapat menyarang tanaman empon-empon.

Sedikit trik bisa anda gunakan untuk mempercepat pertumbuhan yaitu dengan menggemburkan media tanam jika media tanam terlihat terlalu padat.

Pemanenan

Siklus panen rata-rata tanaman empon-empon adalah 10 bulan. Namun hal ini juga tergantung jenis tanaman empon-empon yang anda tanam.

Tanaman empon-empon yang siap dipanen adalah tanaman yang sudah melewati masa mengering yaitu daun dan batang sudah menguning.
BLOGIZTIC
BLOGIZTIC SEO Specialist yang menyukai berbagai informasi seputar teknologi informasi dan komputer.

Posting Komentar untuk "Cara Budidaya Tanaman Empon-Empon Untuk Pemula"