Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Budidaya Tanaman Hias Feng Shui Secara Organik

Blogiztic.net – Memang ada orang yang tidak percaya dengan ramalan atau sesuatu yang dihubungkan dengan benda atau obyek lain, salah satu contohnya adalah tanaman, namun tidak sedikit pula yang masih percaya akan hal tersebut.

Budidaya Tanaman Hias Feng Shui Secara Organik

Menurut feng shui, ketika pergantian musim dari musim hujan ke musim kering, maka saat itulah merupakan saat terbaik orang untuk melakukan sesuatu, seperti berbisnis atau membuka peluang usaha.

Hal ini dikarenakan pada pergantian musim tersebut, pohon dan tanaman mulai tumbuh dan bermekaran.

Selain itu, dipercaya juga ketika pergantian musim, maka energi positif akan masuk ke dalam rumah lebih mudah dengan cara menanam tanaman atau pohon yang dapat membawa keberuntungan bagi pemiliknya atau penanamnya.

Khususnya tanaman yang dipercaya dapat membawa keberuntungan bagi orang yang menanamnya atau disebut juga dengan istilah tanaman feng shui, ada beberapa jenis tanaman yang masuk dalam kategori ini, seperti money tree atau pohon uang, bambu hias, jeruk kum atau jeruk mandarin, delima, palem ekor tupai, cempaka mulya, teratai, mawar, kuping gajah, bunga matahari,  keladi besar, pandan, sedap malam, tanaman naga dan masih banyak lainnya.

Bambu hias adalah salah satu tanaman yang paling sering digunakan sebagai tanaman yang dirawat di dalam rumah.

Selain memang pertumbuhannya cepat ketika ditanam di daerah dengan iklim tropis seperti Indonesia, bambu juga tidak memiliki bunga, buah dan mudah perawatannya. Bahkan, tanaman hias ini juga memiliki umur yang panjang.

Selain bambu hias yang dapat ditanam di pot kecil, Anda juga dapat menanam bambu kuning di pekarangan rumah yang dipercaya juga dapat membawa keberuntungan.

Cara Budidaya Tanaman Hias Feng Shui Secara Organik

Untuk menanam bambu kuning atau biasa disebut bambu kuning Cina ini adalah dengan cara penyetekan. Pada umumnya, penyetekan dapat dilakukan pada rumpun yang tidak terlalu tua atau muda.

Ketika proses penyetekan selesai, Anda dapat mulai menanamnya saat di akhir musim penghujan dengan jarak tanam sekitar 6-12 meter persegi.

Setelah itu, Anda cukup memberikan pupuk kompos dalam tanah di sekitar dan di bagian dalam tempat stek bambu ditanam.

Memang agak sedikit membutuhkan perawatan dan perhatian ekstra dalam penanaman dan pembudidayaan bambu kuning ini, karena ketika masih kecil, Anda harus terus melakukan penyiangan sampai dengan membersihkan tempat sekitarnya.

Perlu diingat lagi, ketika sudah tumbuh, Anda harus telaten melakukan perapian atau pemangkasan pada bagian daun atau bagian yang sudah tumbuh agar nantinya akan terlihat lebih bagus ketika sudah besar.

Jika semua tahap sudah Anda lakukan dengan benar, maka tanaman feng shui berupa bambu kuning Cina ini dapat Anda miliki dan nikmati keindahannya.

Post a Comment for "Budidaya Tanaman Hias Feng Shui Secara Organik"