Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Budidaya Pohon Penghasil Gaharu

Blogiztic.net - Pohon Gaharu yang merupakan spesies asli Indonesia ini banyak diminati negara-negara di dunia terutama di bagian timur tengah.

Budidaya Pohon Penghasil Gaharu

Gaharu merupakan kebutuhan pokok masyarakat Timur Tengah sebagai dupa untuk acara ritual keagamaan.

Selain itu, Gaharu juga merupakan bahan dasar pembuatan parfum dan produk wangi-wangian.

Maka dari itu, budidaya tanaman ini sangatlah berpotensi mendatangkan banyak keuntungan karena permintaan impor dari negara-negara di dunia masih terus tinggi. Jika anda tertarik membudidayakan tanaman asli indonesia ini, berikut tipsnya.

Bagaimana Cara Budidaya Tanaman Gaharu untuk Hasil yang Baik?

Pembibitan

Pembibitan harus dilakukan dengan baik yaitu dengan mamilih bibit pohon Gaharu yang berkualitas. Beberapa tanda bibit Gaharu yang berkualitas adalah sehat tidak terserang hama serta diameter idealnya adalah minimal 1 cm dengan tinggi 20 sampai 30 cm.

Jika bibit masih dalam bungkus, maka akar dari bibit tersebut belum menembus bungkus yang biasanya berupa polibag.

Persiapan Lahan

Salah satu keistimewaan tanaman Gaharu adalah kemampuanya yang dapat tumbuh walaupun di lahan tanpa persiapan khusus.

Asalkan jarak antar pohon Gaharu sekitar 3X3 meter, maka tanaman ini bisa dibudidayakan dengan maksimal. Jika jarak antar pohon tersebut anda kurangi, hal itu pun tidak terlalu menjadi masalah, hanya saja hasilnya tidak semaksimal jarak idealnya.

Cara Penanaman

Buatlah lubang tanam berukuran 30X30X30 cm. Buat dan isilah lubang tersebut dengan pupuk secukupnya setidaknya 2 minggu sebelum penanaman.

Waktu penanaman ideal adalah saat musim penghujan agar bibit pohon Gaharu tersebut terpenuhi kebutuhan airnya.

Perawatan

Perawatan inilah yang akan menentukan hasil budidaya tanaman Gaharu. Perawatan ini meliputi 3 hal penting yaitu:

Pemupukan

Pupuk organik jenis kompos sangat disarankan dalam budidaya Gaharu ini. bakar terlebih dahulu dengan dedaunan kering jika pupuk tersebut masih basah atau baru.

Lakukanlah pemupukan secara rutin setidaknya 6 bulan sekali jika menggunakan jens pupuk ini.

Namun jika anda menggunakan pupuk kimia seperti NPK, urea atau HCL maka lakukan setidanya 3 bulan sekali.

Selain itu juga bisa menggunakan pupuk jenis cair. Periksa terlebih dahulu kadar PH tanah tempat budidaya Gaharu, jika PH tanah dirasa terlalu tinggi maka tambahakan kapur Dolomit. PH ideal dari lahan Gaharu adalah 6 sampai 7.

Pengendalian Hama

Hama yang sering menyerang dan merusak tanaman Gaharuadalah hama kutu putih. Untuk mengatasinya ada dua cara yang cukup ampuh yaitu dengan air sabun atau memelihara rang-rang (Semut merah besar).

Dengan menggunakan sabun bisa dilakukan dengan membuat adonan air sabun dengan ukuran satu sendok makan untuk satu liter air. Lalu semprotkan pada pohon Gaharu terutama pada tampat kutu putih tersebut bersarang.

Hindari cairan sabun ini mengenai akar Gaharu. Sedangkan rang-rang bisa ditempatkan di dekat pohon Gaharu. Untuk memancing rang-rang memakan kutu putih bisa dengan mengkatkan sisa-sisa tulang ikan atau ayam di pohon Gaharu yang diserang kutu putih.

Jika di area tersebut banyak terdapat babi hutan, maka hal tersebut juga dapat mengancam budidaya Gaharu. Untuk menangkalnya bisa dengan memasang penghalang dengan karung bekas di sekeliling pohon Gaharu.

Naungan

Naungan dibutuhkan untuk mempercepat pertumbuhan pohon Gaharu. Tanaman yang umum dijadikan naungan lahan Gaharu seperti singkong, pepaya, bahan ilalang.

Namun perlu diingat bahwa naungan tersebut hendaknya tidak terlalu rindang hingga menyebabkan lahan Gaharu terlalu lembab. Jika tanah disekitar Gaharu terlalu lembab maka bisa menyebabkan busuk akar.

Pemangkasan cabang

Ini adalah cara yang cukup efisien dalam membuat tanaman Gaharu tumbuh lebih cepat. Dengan memangkas cabang dan ranting maka nutrisi yang diserap akar akan terpfokus pada pertumbuhan pohon.

Lakukan ini sampai bibit berukuran 2 m namun jika dianggap masih perlu bisa terus dilakukan. Potonglah cabang yang masih muda yaitu sekitas 2 sampai 3 cm dan biarkan cabang yang sudah kuat dan subur untuk tumbuh.

Post a Comment for "Cara Budidaya Pohon Penghasil Gaharu"